6 Penyakit Akibat Sering Menahan Buang Air kecil

Kebutuhan buang air kecil adalah suatu hal yang alami dan wajar bagi kesehatan. Itulah sebabnya kita perlu melakukannya dengan frekuensi tertentu, sehingga badan kita dapat membuang semua sisa dan limbah produk yang tidak difungsikan lagi. Kebiasaan seseorang untuk menahan kencing dapat mengakibatkan konsekuensi yang serius. Retensi urine bisa menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Hal itu terjadi karena kuman yang bercampur dalam urin yang telah berada terlalu lama di kandung kemih, dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang lebih serius. Hal ini berarti juga bahwa tidak menahan buang air kecil akan ‘memperlancar’ tubuh anda untuk mengalami penyakit – penyakit yang berhubungan dengan organ ekskresi terutama ginjal.. 

1. Infeksi saluran kencing (urinary tract infection)

Infeksi saluran kecing adalah efek samping yang paling sering terjadi akibat menahan kencing terlalu lama. Hal ini dikarenakan koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra (tabung yang membawa urin dari dalam kandung kemih ke luar) cenderung masuk ke dalamnya ketikatidak buang air kecil cukup sering. Menurut Dr. Anthony Komaroff dari Harvard Medical School, ISK merupakan hal yang paling lumrah akibat menahan kencing terlalu lama, karena buang air kecil berarti untuk membuang bakteri, jika Anda menahannya, maka bakteri berkesempatan untuk berkembang biak.   

2. Kandung kemih bisa menjadi sangat sensitif

Sensitivitas kandung kemih seseorang berbeda-beda, dipengaruhi juga oleh apa yang kita makan atau minum, tetapi menahan kencing dapat membuat kandung kemih bisa jauh lebih sensitif. Ini disebabkan karena kandung kemih membentang menyesuaikan peningkatan jumlah urin di dalamnya. Oleh karena itu, sensor menjadi terlalu aktif dan membuat terasa kencing lebih sering dari biasanya. Kebetulan, hal ini juga merupakan tanda umum dari infeksi saluran kencing.

3. Pembengkakan kandung kemih

Rata-rata kendung kemih dapat menyimpan hingga 15 ons cairan. Berarti jika minum 8 gelas air sehari, berarti jumlah cairan yang di konsumsi sekitar 64 ons, atau rata-rata kandung kemih dapat menyimpan hingga sekitar seperempat air yang diminum setiap hari. Sehingga, meskipun Anda minum banyak air untuk menjaga jumlah cairan tubuh dan ginjal Anda dalam kondisi yang baik, namun hal itu tidak akan berdampak baik bagi kesehatan jika  tidak membuangnya secara teratur.
Salah satu alasan utama mengapa sebaiknya disarankan untuk minum cukup cairan adalah bahwa itu penting untuk membantu membersihkan ginjal , dan itu dapat terjadi jika saat memasukkan dan mengeluarkan cairan dari tubuh dengan seimbang.

4. Rentan Batu ginjal

Orang-orang yang rentan terhadap pengembangan batu ginjal dan yang menahan kencing mereka untuk alasan apapun, harus membayarnya dengan konsekuensi batu ginjal dan bahkan lebih buruk. Batu ginjal merupakan “batu” kecil yang terbentuk dalam ginjal dari kelebihan natrium dan kalsium, dan jika endapan mineral ini tidak dikeluarkan secara teratur melalui urin, maka mereka akan membentuk batu. Ketika ingin mengeluarkannya melalui saluran kemih,  akan merasakan sakit yang luar biasa.
BACA JUGA : Cara Melatih Nafas Berenang Agar Tidak Cepat Lelah

5. Interstitial cystitis (IC)

Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan kandung kemih. Gejala dari IC termasuk rasa sakit di panggul dan beser (dengan melibatkan buang air kecil lebih dari enam puluh kali dalam satu hari. Meskipun tidak ada obat untuk IC, namun ada sejumlah perawatan untuk membantu meringankan rasa sakitnya.

6. Gagal ginjal

Kondisi medis ini disebabkan ketika ginjal gagal untuk menyaring racun dan limbah dari darah dan mungkin merupakan hasil dari infeksi yang disebabkan oleh menahan kencing Anda. Gejala gagal ginjal termasuk memar, feses berdarah, dan perubahan suasana hati. Gagal ginjal memerlukan perhatian medis, sehingga dokter dapat mengeluarkan racun untuk mengembalikan fungsi ginjal. Dialisis atau bahkan transplantasi akan diperlukan jika infeksi parah.
. Menjaga buang air kecil secara kontinyu adalah cara menjaga berbagai penyakit diatas. Untuk tips menjaga agar tidak terlalu sering menahan buang air kecil diantaranya adalah :

BACA JUGA : 9 Cara Menyembuhkan Migrain Tanpa Minum Obat

  1. Selalu minum air putih atau air mineral yang cukup
  2. Jika saat berada dalam perjalanan jauh setidaknya buat rencana kapan saatnya berhenti istirahat untuk buang air kecil. Apalagi jika berada disuhu yang dingin jaga konsumsi air minum secara tidak berlebihan
  3. Makan makanan yang menandung serat tinggi
  4. Selalu lakukan pemeriksaan ke dokter apabila mengalami gejala – gejala yang dirasa aneh pada letak atau posisi organ pembuangan atau saluran pembuangan



BACA JUGA

0 Response to "6 Penyakit Akibat Sering Menahan Buang Air kecil"

Posting Komentar

Disclaimer : Silahkan berkomentar dibawah dengan bijak. Komentar dengan meletakkan link aktif atau keyword p*rn* akan dihapus