Cara Diet Sehat Melalui Puasa Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan, kembali di tahun 2017 kita dijumpakan dengan bulan yang didalamnya penuh berkah dengan melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. Selain sebagai kuwajiban Umat Islam dalam menunaikan Rukun Islam ke 4, Puasa sudah terbukti secara ilmiah maupun medis bisa membuat tubuh lebih sehat, jika dilaksanakan dengan benar.  Mengkonsumsi jenis-jenis makanan yang sehat merupakan salah satu cara benar untuk memperoleh manfaat kesehatan dari menjalankan puasa.
Pola makan diet sehat selama bulan Ramadhan sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan bulan-bulan di luar Ramadhan. Yang penting adalah tetap menjaga keseimbangan nutrisi dari asupan makanan dan cairan selama bulan puasa.

Tips berikut Riaisy membagikan cara mendapatkan tubuh yang ideal melalui berpuasa, khususnya dibulan Ramadhan ini : 

Berikan Asupan Energi yang Cepat

Hindari mengkonsumsi  makanan yang terlalu manisnya berlebihan, lebih baik awali berbuka puasa dengan buah kurma atau jus buah selain sunnah juga merupakan salah satu pilihan untuk nutrisi sehat.
Makan malam setelah berbuka puasa juga harus tetap konsisten dengan pola makan yang seimbang. Setidaknya ada buah dan sayur, roti atau nasi, ikan atau daging, susu dan produk olahannya, serta sedikit makanan mengandung lemak dan gula.

Misalnya, untuk makan malam dapat menyantap kaldu yang dilengkapi dengan daging ayam dan ditambah sayuran. Sajikan juga nasi merah dengan ikan panggang yang disertai dengan sayur yang dimasak dengan sedikit minyak. Setelah itu, perbanyak asupan air untuk mengembalikan cairan tubuh. Hindari minuman mengandung kafein selama bulan puasa karena bersifat diuretik yaitu  menyebabkan tubuh mengeluarkan cairan lebih cepat melalui  urine termasuk juga teh, kopi, dan minuman bersoda. 

Jika nutrisi yang diperlukan tubuh belum semuanya terpenuhi, Anda dapat lengkapi pada waktu sahur.
Ada beberapa jenis makanan sebaiknya tidak dikonsumsi saat  bulan puasa baik waktu sahur maupun  berbuka puasa di bulan Ramadan. Seperti makanan instan atau kalengan yang mengandung karbohidrat olahan, yaitu kandungan gula yang sangat mudah dan cepat diserap tubuh, sehingga kadar gula darah meningkat terlalu cepat. Termasuk juga makanan kaya kandungan lemak, seperti kue tart, biskuit, cokelat, dan camilan manis. 

Hindari Sajian Makanan yang Digoreng

Makanan yang digoreng sering kali banyak dikonsumsi selama bulan Ramadhan. Sebaiknya dihindari saat menyajikan makanan gorengan setelah berpuasa apalagi menggoreng bahan makanan dengan merendamnya dalam minyak panas  (deep frying).
Sebagai alternatif, Anda dapat mengolahnya dengan direbus, dibakar di atas bara api atau menggunakan alat pemanggang. Cobalah mengolah ayam atau daging dengan cara dibakar atau dipanggang, bukan digoreng. Sajikan dengan bumbu kacang untuk membangkitkan selera. Anda juga dapat membuat pangsit rebus,  yang kemudian disajikan lengkap dengan saus favorit.

Konsumsi Makanan Lambat Cerna

Banyak orang tudak sahur saat berpuasa.  Padahal waktu sahur tidak kalah pentingnya dengan makan malam setelah berbuka puasa.
Makanan yang dikonsumsi saat sahur sebaiknya jenis makanan yang banyak mengandung karbohidrat kompleks dan kaya serat sekaligus tidak mengenyangkan secara berlebihan. Artinya makanan yang tidak mudah diurai sehingga melepaskan energi perlahan-lahan yang justru sangat baik saat tubuh berpuasa.
Seperti kombinasi antara roti yang dilengkapi dengan satu sendok selai dan keju, serta satu porsi buah kering seperti kismis atau kacang yang tidak diasinkan.  Selain itu terdapat alternatif lainnya, seperti sereal gandum dengan susu yang dilengkapi dengan satu buah pisang atau apel.

Jika mempunyai masalah tertentu berkaitan dengan penyakit tertentu yang anda derita saat menjalankan Ibadah puasa silahkan konsultasikan dengan Dokter.

BACA JUGA

0 Response to "Cara Diet Sehat Melalui Puasa Ramadhan"

Posting Komentar

Disclaimer : Silahkan berkomentar dibawah dengan bijak. Komentar dengan meletakkan link aktif atau keyword p*rn* akan dihapus