Apa Itu Black Friday Dan Bagaimana Black Friday Di Indonesia, Malaysia Dan Thailand ?

RIAISY BIT | Mungkin Anda cukup penasaran dengan istilah Black Friday yang di bulan November sering Viral dan ditunggu tunggu bagi shopper di Amerika dan Eropa. Ternyata Black Friday adalah istilah bagi penggila belanja baik offline maupun belanja online yang memberikan diskon besar besaran pada hari Jum'at minggu keempat di bulan November dimana hari jum'at tersebut adalah satu hari selah perayaan Thanksgiving. Ingat thanksgiving selalu dirayakan pada hari kamis minggu keempat di bulan November.

Seperti yang viral di media sosial seperti Twitter, Black Friday pernah masuk menjadi salah satu topik paling populer di Indonesia yang dibicarakan netizen karena identik dengan dimulainya musim belanja Natal. Selama perayaan hari belanja Black Friday, toko-toko buka lebih lama dan berlomba-lomba menawarkan diskon besar-besaran atau cuci gudang untuk menarik pembeli. Disinilah istilah Black Friday muncul karena pada hari tersebut neraca pembukuan toko-toko offline maupun online berubah dari merah (rugi) menjadi hitam (untung).


Apa bedanya dengan Harbolnas ?

Sebenarnya keduanya sama saja, yaitu momen dimana kita bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah. Bedanya adalah selain harinya beda. Harbolnas momennya pada tanggal 12 Desember. Bagi pemilik e-commerce, biasanya memberikan diskon gila gilaan sampai 3 hari lamanya.
Keduanya merupakan momen dimana kamu bisa membeli produk dan layanan incaran kamu.
Tetapi satu hal, pastikan kamu melakukan perbandingan harga dulu sebelum memutuskan untuk membeli. Hal ini karena beberapa penjual “nakal” melakukan markup harga sebelum didiskon, sehingga harga barang sesudah diskon seringkali sama saja (atau bahkan lebih mahal) daripada harga normalnya.

Sama seperti Black Friday, kampanye Hari Belanja Online Nasional di Indonesia ditujukan untuk mengedukasi masyarakat tentang kemudahan belanja online yang aman dan nyaman. Kegiatan ini bisa dilakukan kapan saja. Kampanye belanja di AS dan Indonesia sama-sama digelar selama 24 jam. Kalau di Indonesia punya misi untuk memajukan industri e-commerc, maklum, Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan pengguna Internet cukup tinggi.
Perayaan ajakan untuk berbelanja online di Indonesia dipelopori oleh Lazada dengan cara memberikan promo spesial dan diskon besar. Beberapa pemain eCommerce Indonesia seperti Zalora, BerryBenka, PinkEmma, Bilna, Traveloka, Luxola, dan beberapa eCommerce lain juga turut bergabung ikut memeriahkan perayaan hari belanja online tersebut.

Bagaimana Black Friday Di Negara Tetangga ?


Di Malaysia juga ada hari semacam Black Friday yang biasanya berlangsung hampir satu bulan, menjelang akhir tahun sampai beberapa minggu di tahun baru. Hari belanja nasional itu disebut sebagai Malaysia Year End Sale dengan diskon hingga 70% dan diikuti oleh merchant ternama seperti Sunway Pyramid, Mid Valley Mega Mall, dan Damansara 1 Utama (yang masuk dalam 10 mal terbesar di dunia).
Di Singapore ada event tahunan belanja seru yang dikenal sebagai GSS (Great Singapore Sale) (GSS) dan diadakan pada bulan Juni-Agustus setiap tahunnya. Saat GSS ini hampir setiap toko dan mal di Singapore menawarkan diskon besar-besaran untuk segala brand terkemuka, mulai dari elektronik, fashion, buku dan barang-barang lainnya.

Di Thailand, hari belanja Black Friday dikenal sebagai Amazing Thailand Grand Sales dan berlangsung setiap tahun antara bulan Juni hingga September dengan pusatnya di kota Bangkok. Harga-harga di pusat perbelanjaan, hotel, restoran hingga tempat wisata bakal di diskon dari 10% hingga 80%. Keren sekali! Biasanya kawasan Siam di Bangkok yang terkenal sebagai tempat belanja, akan menjadi pusat dari Amazing Thailand Grand Sales, yaitu Siam Paragon, Siam Center, Siam Discovery, Emporium, CentralWorld dan berbagai mal lainnya. Setiap tempat yang ikut serta dalam Grand Sales akan diberi tanda tas berwarna merah. Suasana mal serta butik yang ikut dalam Grand Sales mungkin akan sedikit berbeda. Barang-barang fashion bermerek internasional, seperti baju, celana, sepatu dan lain-lain, akan lebih banyak ditumpuk daripada dipajang di rak. Ruangan untuk ganti baju biasanya akan ditutup, untuk menghindari adanya antrean yang panjang. Hal ini tentunya dapat membuat pengunjung lebih tertantang untuk menemukan barang yang pas.
BACA JUGA :  HappyFresh : Cara Belanja Kebutuhan Bulanan Secara Online

0 Response to "Apa Itu Black Friday Dan Bagaimana Black Friday Di Indonesia, Malaysia Dan Thailand ?"

Posting Komentar

Disclaimer : Silahkan berkomentar dibawah dengan bijak. Komentar dengan meletakkan link aktif atau keyword p*rn* akan dihapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel