Manfaat Bakung Untuk Pengobatan Bengkak Borok Pembengkakan Kelenjar Limpa Patek Peluruh Keringat Peluruh Muntah Peluruh Kencing

RIAISY BIT | Tanaman bakung (Crinum asiaticum L.) adalah tanaman bunga yang  masuk keluarga Amaryllidaceae. Tanaman bunga bakung merupakan tumbuhan tahunan yang mempunyai tinggi 60–180 cm. Tanaman bunga bakung memiliki tangkai yang kuat. Tanaman bunga bakung mempunyai umbi polos di dalam tanah. Bunga tanaman bakung ini besar memiliki tiga kelopak, yang mempunyai harum wangi, dan bunga bakung ini memiliki berbagai warna dari putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir hitam dan lain-lain. Terdapat pula corak bunga bakung yang berupa bintik-bintik. Tanaman bunga bakung ini tumbuh di sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia sampai Jepang, ke selatan yaitu India, ke Indocina dan ke Filipina. Habitat bunga bakung di dataran tinggi namun sebagian jenis tamanan bakung dapat hidup di dataran rendah yang memiliki kriteria mengandung kadar asam yang seimbang. Tanaman bunga bakung berkembang biak dengan cara pemisahan umbi pada tanaman induk. Perbanyakan tumbuhan bakung dilakukan dengan rimpang, anakan, dan biji. Bakung dirawat dengan penyiraman cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk dasar. Tumbuhan ini menghendaki tempat yang cukup matahari.

Selain menyebut Bakung, beberapa daerah mempunyai nama lain seperti bokong (Batak), semur (Bangka), Bakung Bug (Makasar), dausa (Ambon), pete (Halmahera), fete-fete (Ternate), bakong (Madura). Orang barat menyebutnya dengan nama crinum lily, spider lily, seashore crinum lily, sedangkan orang Cina menyebutnya dengan Wen Chu Lan.

Sifat tumbuhan belum banyak diketahui namun bahan kimia yang terdapat pada bakung sudah diketahui. Bunga bakung mengandung flavonoid, saponin dan tanin, sedangkan pada umbi, akar, serta biji mengandung alkaloid likorin, krinin, dan asetilkorin.
Efek farmakaologis yang dimiliki oleh bakung di antaranya sebagai peluruh kencing, antiinflamasi, mencegah pendarahan, dan mengobati luka.

Bagian umbi, daun, akar, atau seluruh herba, baik segar maupun kering, dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut.
1. Bengkak di tangan dan di kaki : Olesi daun bakung dengan minyak kelapa lalu layukan di atas api. Tempelkan daun bakung yang telah layu ke bagian yang sakit.
2. Borokan : Iris umbi bakung kecil-kecil lalu panaskan di atas api kecil selama 1—2 menit atau sampai hangat. Letakkan irisan umbi pada borok atau telapak kaki yang luka.
3. Luka terkena panah beracun : Cuci bersih 5—10 g akar bakung lalu kunyah untuk memperoleh airnya. Telan airnya, sedangkan ampasnya ditempel pada bagian yang terkena panah.
4. Peluruh keringat : Cuci 10 g akar bakung segar, potong kecil-kecil, lalu rebus dengan 2 gelas air selama 20 menit. Setelah dingin, saring, lalu dibagi menjadi 2 bagian untuk diminum 2 kali sehari pada pagi dan sore.
5. Peluruh muntah : Cuci 5—10 g akar segar sampai bersih lalu dikunyah untuk memperoleh ainya. Telan airnya, sedangkan ampas hasil kunyahan dibuang.
6. Pembengkakan kelenjar limpa pada selangkangan dan ketiak : Cuci bersih beberapa helai daun bakung, tumbuk bersama 2 siung bawang merah, dan gula merah secukupnya sampai halus. Tempelkan hasil tumbukan di tempat yang sakit.
7. Peluruh kencing : Cuci daun bakung secukupnya, tumbuk sampai halus, lalu oleskan di perut bagian bawah di atas kandung kemih. Lakukan secara rutin dengan membuat ramuan yang sama sampai kencing lancar kembali.
8. Patek (frambusia) : Cuci buah dan biji bakung secukupnya sampai bersih lalu tumbuk halus. Campurkan tepung beras secukupnya lalu borehkan ke bagian yang sakit
9. Rematik sendi : Layukan daun bakung di atas api. Olesi daun dengan minyak wijen lalu ditempelkan di bagian yang sakit.

Mohon utuk diperhatikan :
Pemakaian umbi bakung harus berhati hati karena beracun.
Keracunan ditandai dengan sakit perut dan ditandai dengan diare yang hebat, denyut nadi cepat, pernafasan tidak teratur dan nafas tinggi.
Sebagai pertolongan pertama jika keracunan umbi bakung : Pompa lambung supaya penderita muntah. Lanjutkan dengan memberi minuman teh kental atau 40 ml cuka beras putih yang dicampur dengan 30 ml jus jahe segar yang diencerkan dengan air secukupnya untuk digunakan kumur kumur.
BACA JUGA :  Khasiat Daun Dan Batang Muda Bandotan Untuk Mengobati Bengkak Bisul Borok Eksim Luka Berdarah Radang Telinga Diphteri Sakit Tenggorokan

0 Response to "Manfaat Bakung Untuk Pengobatan Bengkak Borok Pembengkakan Kelenjar Limpa Patek Peluruh Keringat Peluruh Muntah Peluruh Kencing"

Posting Komentar

Disclaimer : Silahkan berkomentar dibawah dengan bijak. Komentar dengan meletakkan link aktif atau keyword p*rn* akan dihapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel