Manfaat Khasiat Kulit Kayu Cendana Untuk Mengobati Radang Usus Berak Darah Dan Gangguan Pencernaan Pada Anak

Manfaat Khasiat Kulit Kayu Cendana Untuk Mengobati Radang Usus Berak Darah Dan Gangguan Pencernaan Pada Anak

RIAISY BIT | Cendana sebenarnya merupakan jenis tanaman parasit, yaitu membutuhkan inang untuk dapat tumbuh menjadi besar. Hal ini disebabkan oleh akar dari pohon cendana yang kurang kuat dan tidak sanggup untuk mencukupi kebutuhan kehidupannya. Karena hal inilah, maka pohon cendana tergolong sulit dikembangbiakkan, dan cukup jarang berada di pasaran. Namun tetap banyak diminati karena memiliki kualitas kayu yang sangat menjanjikan.Kayu cendana merah merupakan jenis cendana yang mutunya tidak sebaik kayu cendana putih, namun kurang diminati di pasaran. Kayu cendana merah sendiri banyak tumbuh di daerah India, dan Funan. Untuk kayu cendana putih, lebih banyak tumbuh di daerah Nusa tenggara timur.


Walaupun menjadi tumbuhan parasit, namun pohon cendana merupakan pohon yang dapat tumbuh dengan ketinggian hingga 11 – 15 meter, dan termasuk pohon yang besar, dengan diameter mencatap 25 – 30 cm.Sebagai salah satu komoditi yang dapat menunjang kebutuhan ekspor, pohon cendana memiliki berbagai macam manfaat bagi manusia, dari segi ekonomis dan juga segi kesehatan. Bahkan beberapa juga menganggap bahwa kayu cendana memiliki tuah tersendiri.

Cendana mempunyai aroma yang harum. Beberapa bahan kimia yang dikandung oleh cendana diantaranya minyak terbang. Efek farmakologis cendana, di antaranya antiradang, antidisentri, dan emenagogum.

Bagian kayu, kulit, dan minyak dapat dimanfatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut :

Mengobati Radang Usus.


Tumbuk kulit kayu cendana secukupnya sampai menjadi serbuk. Ambil 1 sendok teh serbuk kayu cendana lalu rebus dengan 1 gelas air sampai tersisa setengah gelas. Setelah dingin, saring, llau minum sekaligus 1kali sehari.

Mengobati Berak Darah dan Gangguan Pencernaan pada Anak.


Tumbuk kulit kayu cendana secukupnya sampai menjadi serbuk. Ambil 1 sendok teh serbuk kayu cendna, 1 sendok teh parutan buah pala lalaki (Marystica fatua Houtt.). rebus semua bahan dengan 1 gelas air sampai tersisa setengah gelas. Setelah dingin, saring, lalu minum sekaligus 1 kali sehari.

Kontra indikasi :

Kayu cendana tidak dianjurkan pada wanita hamil atau menyusui karena kurangnya bukti ilmiah yang tersedia.

Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Disclaimer : Silahkan berkomentar dibawah dengan bijak. Komentar dengan meletakkan link aktif atau keyword p*rn* akan dihapus